Pilihan
WADUH...! Usaha Ternak Ayam Potong di Inhil ini Resahkan Warga
KEMUNING, Medialokal.co - Akibat usaha peternakan ayam potong milik HS warga Belilas, Indragiri Hulu, warga Dusun Tuah, Desa Keritang Hulu, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir resah. Pasalnya usaha peternakan tersebut menimbulkan banyak Lalat(Diptera).
Usaha ternak ayam yang terletak di Dusun Tuah Rt/01 sudah berjalan lebih 6 tahun dan sudah beberapa kali mendapat protes dari warga sekitar namun tidak pernah di indahkan.
Protes warga kepada pemilik usaha tersebut hanya soal banyaknya Lalat ketika tiba saat panen ayam. Keinginan warga agar pengusaha ternak dapat meminimalisir wabah Lalat yang disebabkan usahanya.
Perlu diketahui, warga pernah mengajukan permasalahan ini ke Pememerintahan Desa setempat namun tidak ada penyelesain yang jelas. Pemilik perternakan berjanji akan berusaha meminimalisir wabah Lalat. Tapi janji tinggal janji Lalat semangkin menggila.
Ketika awak media mempertanyakan usaha perternakan milik HS ini kepada Kepala Desa Keritang Hulu, Nazarudin (Senin,01/03/2021)beliau mengatakan tidak pernah menheluarkan izin apa pun.
"Saya tidak pernah mengeluarkan izin apa pun kepada HS. Legalitas perternakan itu tidak ada dari Desa. Saya sudah mengingatkan tapi tak digubris" ujar Kades.
Saat HS di hubungi awak media via telepon HS mengatakan belum tentu wabah Lalat itu berasal dari peternakan miliknya. Dan warga yang mendengar ucapan tersebut sangat kesal.
"Bagaimana mungkin Lalat tidak berasal dari kandang ayamnya, setiap panen ayam,Lalat pasti mewabah! Dulu dia ngomong bahwa bukan cuma dia pemilik peternakan, sekarang tiggal dia sendiri dia masih mau bikin alasan apa lagi. Jangan hanya untung saja di fikirkan, fikirkan juga akibat yang ditimbulkan limbah Lalat apalagi di saat-saat pandemi Covid-19 ini" ujar Nbh kesal.
"Pengunjung warung saya ngomel terus karena hidangan yang tersaji selalu Lalat duluan yang menikmati, kadang mereka gagal pesan makanan/minuman karena jijik" ujar pemilik warung makanan.
Harapan warga Dusun Tuah agar pemilik perternakan dapat kiranya meminimalisir wabah yang muncul dari usaha perternakanya. "Kami tidak iri atau sirik dengan usaha saudara, tapi tolong hargai kami dengan tidak membiarkan Lalat menghantui Dusun kami,tolong pak wartawan sampaikan pesan kami ke pemilik Peternakan" ujar beberapa warga penuh harap.
Sumber : zonariau.com


Berita Lainnya
Kapolsek Kemuning Jadi Narasumber MPLS, Bekali Siswa Baru dengan Edukasi Anti-Bullying, Bahaya Narkoba, dan Disiplin
Sambut Siswa Baru, SMAN Plus Provinsi Riau Gelar MPLS 2026 yang Edukatif, Kreatif, dan Bebas Perundungan
Usia 80 Tahun, BNI Tembilahan Janji Gas Pol Bangun Ekonomi Rakyat dan Era Perbankan Cerdas
Bupati Bengkalis Raih Penghargaan Pengelolaan JDIHN Terbaik Kedua Tingkat Provinsi Riau
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Koto Gasib Panen Raya Kuartal III di Lahan Poktan Mekar Sari
Giat Ketahanan Pangan, PANIT II Samapta Polsek Siak Monitoring Tanaman Jagung Milik Warga
Kapolsek Kemuning Jadi Narasumber MPLS, Bekali Siswa Baru dengan Edukasi Anti-Bullying, Bahaya Narkoba, dan Disiplin
Sambut Siswa Baru, SMAN Plus Provinsi Riau Gelar MPLS 2026 yang Edukatif, Kreatif, dan Bebas Perundungan
Usia 80 Tahun, BNI Tembilahan Janji Gas Pol Bangun Ekonomi Rakyat dan Era Perbankan Cerdas
Bupati Bengkalis Raih Penghargaan Pengelolaan JDIHN Terbaik Kedua Tingkat Provinsi Riau
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Koto Gasib Panen Raya Kuartal III di Lahan Poktan Mekar Sari
Giat Ketahanan Pangan, PANIT II Samapta Polsek Siak Monitoring Tanaman Jagung Milik Warga